Author: baktijsitumorang

Membangun Budaya Berkarakter baktij.situmorang@gmail.com

“Tali Keselamatan”

Kenaikan Tuhan Yesus KRistus ke surga dapat diibaratkan dengan seseorang yang telah mendahului kita untuk mempeersiapkan tempat dan jalan bagi kita.
BErjalan di dunia ini ibarat menyeberangi sebuah sungai yang deras airnya. Sehingga kita bisa saja terseret oleh arus yang deras itu menghanyutkan kita.
Demikianlah sang Sulung – bukankah Tuhan kita adalah Sang Sulung, Anak Tuhan Allah yang mendahului kita menyeberangi sungai itu dan membawa tali untuk menjadi pegangan kita.
**
(more…)

Advertisements

Sermon Tu Ulaon Apostel 17, 22-31

sermon tu ulaon Apostel 17, 22-31Bahan Sermon Parhalado
HKBP Pondok Timur Indah
Selasa, 16 Mei 2017

1. Marende BE No. 7. Marende BE No. 438:2
2. Votum : A.X.b6 –DVII.30 8. Tangiang Pangondianon :
3. Ep. : Psalmn 66, 8-20 9. Marende BE No. 465: 4
4. Sunggulsunggul 10. Tangiang Sian Parjabu :
5. Marende BE No. 362:1+2 11. Ende Pelean BE No. 467:1-2
6. Jamita : Ulaon Ap. 17, 22-31 12. Tangiang Panutup

14. MANOMBA DEBATA NA TUTU

1. Tung penginjil na luar biasa do..
(more…)

Kenosis Intelligence

Itulah sebabnya egosentrisme (yaitu didefinisikan sebagai kecenderungan menempatkan diri kita sendiri sebagai di pusat segala sesuatu, baik melalui pandangan, perkataan, keputusan, gagasan dan tindakan) serta egoisme (yang didefinisikan sebagai kecenderungan menempatkan kepentingan diri sendiri di depan kepentingan orang lain) telah menjadi musuh utama dalam hal spiritualisme seperti ini.
Alkitab memberikan contoh yang paling baik] tentang pengosongan diri ini dalam Filipi 2, 1-5 yaitu Kristus sendiri sebagai teladan. Dia mengosongkan diri dan mau menjadi manusia sebagai rupa hamba. Maka disini kita akan melihat contoh sebagai gambaran yang paling utama dan tertinggi [ultimate figure]. Namun konsep ini bukan berarti bahwa kenosis adalah sesuatu yang tidak dapat diikuti atau diteladani; sebab meski pun Tuhan telah menunjukkannya Ia juga ingin kita menjadi serupa dengan dengan Dia dalam hal yang sangat mendasar ini. Inilah yang dilihat sebagai pengosongan diri, penyangkalan diri – sekali lagi diri sendiri.

Apakah yang dimaksud dengan kenosis intelligence ? Frase ini berarti kecerdasan kenosis yaitu kecerdasan mengosongkan diri. Istilah mengosongkan diri bukan berarti membuang diri dan tak berarti apa-apa, justru ini untuk menegaskan betapa dalamnya kita menghargai diri

(more…)