Ilustratifnya Roma 8, 26-30

Menghubungkan sesuatu yang besar dengan besar, hal-hal yang besar dan masif dengan yang kecil dan partikel dan sebaliknya dan bisa meramunya menjadi sebuah alur fikir adalah sesuatu yang luar biasa.

Jadi tahu ada hubungan yang tepat antara yang kecil dan renik dengan yang besar; yang besar dengan besar juga; yang kecil dengan besar, dan yang kecil hubungannya dengan yang kecil. Siapa yang bisa mengertinya dengan komprehensif !? Kalau ada orang seperti itu, Dia adalah Tuhan Yesus Kristus sendiri. Satu-satunya Manusia yang bisa meramu, merangkai dan meracik semua itu menjadi satu adalah Anak Manusia itu.
Sebab dalam diri dan kedatangan Tuhan Yesus Kristus maka semua rangkaian janji Allah tentang keselamatan itu adalah “ya” [2 Korintus 1, 20]. Tidak ada orang yang pernah mengerti semua rencana keselamatan Allah begitu padu, begitu menyeluruh dan “melakukan yang satu, tapi tidak melupakan [melalaikan] yang lain!”
Dalam rangka itu kita melihat Roma 8, 26-30 tulisan rasul Tuhan Yesus yang sangat agung. Secara khusus kalau kita membaca [sekali lagi] tentang “all things work together”. “Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala hal untuk mendatangkan kebaikan, yaitu bagi mereka yang dipanggil untuk dikasihi-Nya”.
**
Di Yellow National Park, pernah terjadi ada beberapa hal yang mengherankan terjadi. PEngelola kebun binatang disitu memperhatikan bahwa ada singa-singa yang memakan beberapa ekor kijang. Mereka mengejar-ngejar kijang itu, dan memang kijang itu begitu kencang berlari tapi ada saja yang berhasil dimangsa oleh singa-singa itu.
Lalu mereka befikir untuk mengasingkan singa-singa itu sehingga tidak lagi mengejar dan memakan kijang-kijang itu.
TEtapi apa lacur !? Sesudah singa dipisahkan maka beberapa lama kemudian semua kijang menjadi mati! Kenapa! Mereka lalu meneliti lagi dan memperhatikan kenapa semua kijang mati; justru setelah tidak ada pemangsanya singa.
Setelah teliti punya teliti, mereka sadar bahwa sebenarnya singa memakan kijang yang sakit, yang mengidap virus di dalam tubuhnya yang membuatnya menjadi lemah dan sakit. TApi waktu singa mengejar “para” kijang itu, maka kijang yang sakit dan lemah itu dimakan, sehingga virus dan sakitnya tidak tetular kepada yang kijang yang lain. Jadi singa memakan kijang yang sakit justru menyelamatkan kijang lain supaya tidak tertular penyakit.
Tak lama kemudian, kijang didatangkan lagi dan juga singa. Dengan itu sebenarnya ekosistem dalam kehidupan itu bisa terjaga.
Inilah keseimbangan dalam ekosistem itu, dan disini tampak pengaturan yang luar biasa dari Tuhan. Tak mungkin manusia mengerti sepenuhnya.
Jadi, all things work together.. Semua bekerja untuk mendatangkan kebaikan, kata Tuhan. Maka kita juga harus menyadari semua rencana Tuhan, yang baik dan tidak baik bisa menjadi cara TUhan untuk memperbarui kita.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s