Tanggung Jawab Mengikut Tuhan Yesus Kristus Dalam Matius 10, 24-39

Khotbah pada Minggu 1 setelah Trinitatis, 22 Juni 2014.

Bagian ini adalah perkataan dari Tuhan Yesus yang sulit dimengerti. Banyak orang yang salah mengertinya dan kemudian salah menafsirkannya sehingga menyangka bahwa bagian ini adalah bagian yang salah dan bukan berasal dari Tuhan !

Betapa pun kita berusaha untuk mengerti secara keseluruhan bagian ini, hanya beberapa bagian yang dapat kita jelaskan dari keseluruhan makna yang terkandung dari setiap segi yang dimaksudkan Tuhan untuk kita pada zaman ini.
Pada saat seorang pengkotbah berusaha untuk membuat bagian ini menjadi bagian yang kelihatannya “mudah”, tetapi apa yang kita temui adalah kebuntuan; sebab bagian ini memang benar-benar bagian yang sangat sulit dan menjerih untuk mengartikannya. Namun demikian, setiap orang yang mengkotbahkan bagian ini hendaklah tetap memikirkan bagian yang paling penting, sehingga sekeras apapun dan sejerih apa pun usaha kita maka kita akan meminta kepada Tuhan untuk menjelaskannya kepada kita semua.
**
Bagian “Sangkal”
“Barangsiapa yang menyangkal aku di hadapan manusia, maka Aku akan menyangkal dia di hadapan Bapa!” Apakah ini berarti bahwa sebenarnya Simon Petrus yang telah tiga kali menyangkal Yesus Kristus tidak akan mendapat keselamatan !?
Apakah ini berarti bahwa Tuhan selalu menuntut balas atas apa yang kita lakukan selama di dunia ini !? Bagaimanakah dengan orang tidak sempat bersaksi tentang Tuhan selama hidupnya di dunia ini ?
Ayat 27 adalah salah satu ayat – kalau bukan satu-satunya ayat yang menegaskan bahwa setiap pemberita firman haruslah mengatakan kebenaran yang dia terima dari Tuhan sendiri. “Apa yang kau dengar di kegelapan malam, katakanlah itu di tempat terang benderang!” [ayat 27].
Semua yang dikatakan oleh preacher bukanlah sesuatu yang gampang, yang mudah diterima. Atau bahkan apa yang harus disampaikan oleh pemberita tersebut juga bukanlah sesuatu yang ingin didengar oleh manusia. Itulah sebabnya akan ada banyak tantangan dari orang dan dari dunia ini. Demikianlah Barclay dalam catatannya tentang bagian “loyalitas” pemberita firman ini.
Itulah sebabnya, saat Yesus berbicara tentang kedatangan-Nya yang adalah membawa pemisahan, bukanlah hal absurd lagi!

Bagian “Pedang”
“Aku datang bukan untuk membawa damai, tetapi Aku datang untuk membawa pedang kepadamu!” kata Tuhan Yesus dalam ayat 34. Yang paling sering dimengerti orang saat Yesus datang Ia-lah Raja Kedamaian! Bukanlah Yesus datang untuk kedamaian, damai!? Itulah sebabnya Ia datang. Ini tidak masuk akal! kata seorang yang ikut kelas pendalaman Alkitab satu kali. “Apa mungkin Yesus akan mengatakan hal seperti ini ? Bahwa Dia datang bukan untuk damai, Dia datang dengan pedang!”
Ya ini menjadi batu sandungan bagi mereka, karena mungkin mereka belum pernah mendengar dan mendapatkan pembacaan seperti ini. Cepat atau lambat, tentu kita akan mendapati bagian yang sulit seperti ini.
Karena itulah mungkin little bit of background penting bagi kita, seperti pernjelasan di atas.
Selain itu, perlu kita tegaskan pula bukankah Yesus datang bukan untuk kedamaian semu, atau kedamaian dari persekongkolan orang tidak benar. Jadi justru kebenaran kedamaianlah yang ingin dikatakan Tuhan : Aku datang bukan untuk membawa damai semu, damai yang tidak sungguh! Tetapi adalah damai yang suci, dimana tidak ada pertemuan atau persinggungan antara yang jahat dan keji dimata Tuhan [Gal. 5, 18dst] dengan buah-buah Roh, yaitu mereka yang hidup menurut Roh [Gal. 5, 16].
Itulah juga sebabnya Tuhan sendiri mengatakan, “Damai Kutinggalkan padamu! Bukan damai yang berasal dari dunia ini, tetapi damai yang dari padaKu!” [Yoh. 14, 27]. Itulah sebabnya pedang menjadi pemisah antara yang semu dengan yang sungguh-sungguh. Yang fana dengan kekekalan dari Tuhan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s