todays: Tetaplah berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima [2 Tim. 3, 14]

Tetapi hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini, dengan selalu mengingat orang yang telah mengajarkannya kepadamu [2 Timoteus 3, 14]

Kata “tetap”, “diam”, “mian” [bhs. Batak] atau “stay [in continue]” adalah ungkapan Alkitab yang kelihatannya sangat paradoks ! Tetaplah tinggal atau berdiam dalam ajaran yang benar yang telah engkau terima adalah ajaran Alkitab.
Dalam Ibrani 10, 25 dikatakan, “Janganlah kita menjauhkan diri pertemuan-pertemuan ibadah kita!” Janganlah meninggalkan pertemuan-pertemuan dimana firman Tuhan tiap hari dengan berletih lesu diberitakan, dengan sungguh-sungguh dipelajari dan diajarkan.
Saat kita merasa hidup kita haruslah dinamis, terbuka dan selalu mobile untuk hal-hal yang baru, justru Alkitab mengatakan jangan melupakan dan meninggalkan ajaran-ajaran kebenaran yang telah engkau terima. Ini berarti kau bisa pergi jauh, sejauh-jauhnya tetapi janganlah lupa akan firman Tuhan yang selalu memanggil engkau kembali kepada ajaran kebenaran itu.
Itu berarti sejauhnya engkau melanglang buana dalam proses pencarianmu, tetaplah engkau harus ingat akan kebenaran mula-mula yang telah engkau terima yang membesarkan dan membuatmu membesarkanmu.
Kemudian ayat ini juga mengatakan janganlah melupakan orang yang telah mengajarkannya kepadamu! Oh, ini adalah peringatan akan sebuah kenangan yang baik. Itu tentu menimbulkan suatu kenangan dan kesan yang mendalam, dari orang pertama dimana engkau menerima cahaya kebenaran. Itulah awal pertama kali kita diterangi oleh kebenaran oleh Roh Kudus melalui perkataan atau perbuatan seseorang yang begitu mendalam terukir di hati kita. Kalau pun, satu waktu engkau melihat orang yang pernah mengajarmu jatuh dan terpeleset jatuh ke dalam dosa, maka itu pun hanya membuktikan bahwa engkau sedang mengalami kemajuan dalam iman. Tetapi janganlah melupakan dan jangan lupa mendoakan orang itu, yang dipakai Tuhan mengabarkan kehendaknya. Ibrani 13, 7 mengatakan,

Ingatlah para pemimpinmu, yang telah menyampaikan firman Tuhan kepadamu, lihatlah akhir hidupnya dan tirulah iman percayanya !”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s