todays: Dan setibanya di Misia mereka mencoba masuk ke daerah Bitinia, tetapi Roh Yesus tidak mengizinkan mereka [KPR 16, 7]

“Dan setibanya di Misia mereka mencoba masuk ke daerah Bitinia, tetapi Roh Yesus tidak mengizinkan mereka” [Kisah Para Rasul 16, 7]

Ayat ini singkat saja menceritakan perjalanan pekabaran Injil oleh Paulus dan Silas. Mereka sedang berada di perjalanan ke Bitinia, dan memang mereka mendapat pencerahan bahwa mereka tidak usah masuk ke sana, karena Roh [Kudus] Tuhan Yesus Kristus tidak mengizinkan mereka.
Kata “mengizinkan” disini berarti adanya semacam penyataan dari Tuhan Yesus Kristus kepada mereka, mengatakan “jangan!” “Jangan!” Ini adalah semacam upaya pencarian dan kepekaan dari seseorang hamba Tuhan; yang mempercayakan diri kepada Tuhan dalam segala langkah-langkahnya.
Ada banyak pertanyaan dari orang-orang : Apakah orang-orang dulu lebih dekat kepada Tuhan Yesus. Bukankah para rasul lebih dekat kepada Tuhan Allah !? Karena mereka langsung berhubungan dan menjadi saksi awal dari kehidupan Tuhan Yesus Kristus di dunia ini!? Bagaimana dengan orang Kristen pada zaman ini !? Apakah masih ada kedekatan seperti itu, masih sepeka itukah orang-orang percaya pada zaman ini sehingga bisa mendengar suara Tuhan Yesus untuk ya atau tidak !?
Saudara, sesudah kenaikan Yesus Kristus ke sorga Ia mengutus Roh Kudus untuk mendampingi manusia. Masuk ke dalam hati manusia, supaya manusia itu selalu harus mendengar seruan Tuhan, mendengarkan larangan Tuhan dan mana yang menjadi kehendak Tuhan. Maka untuk bisa membedakan inilah kita perlu bijaksana dari atas, dan itu adalah pekerjaan Roh Kudus Tuhan Allah dalam manusia.
Seberapa peka-kah kita terhadap suara itu !? Seberapa sadarkah kita mendengar “izin” dari Tuhan !? Saya membayangkan ada waktu-waktu yang kita jalani begitu cepat berlalu dan tak akan kembali lagi. Tak akan kembali lagi. Tentang waktu ini ada ahli yang mengatakan use it or lose it! Pergunakanlah [dengan baik!] atau kau kehilangannya! Jadi ada waktu, ada kesempatan di mana kita memang perlu ada di sana. Tetapi pada kesempatan lain jangan berada di situ. Mana yang paling perlu dan paling urgen dilakukan, itulah yang harus kau jalankan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s