todays : Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka? Ia akan segera membenarkan mereka [Lukas 18:7-8]

“Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka? Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?” Lukas 18:7-8

Pengalaman waktu ditinggal oleh orang tua karena bepergian ke pesta atau pekerjaan dinas lainnya sangat membekas bagi saya. Dulu waktu saya masih kecil, sering kami bersaudara ditinggal sendirian di rumah, untuk mengerjakan pekerjaan seperti biasa. Jadi kalau mama saya bilang, dia akan kembali sore harinya sekitar pukul 6 sore maka kami sekiranya bisa memanfaatkan main-main sepuasnya sampai sebelum kedatangan mama dari perjalanannya.
Ini adalah waktu yang luar biasa.. Tak ada yang melarang ini dan itu. Semuanya kami 4 laki-laki dan satu perempuan biasanya tanpa diperintah langsung bermain sebebas-bebasnya, screw.. Uhm, kenangan yang mungkin jika diingat sekarang baru terasa cukup memalukan, seperti tidak ada waktu untuk bermain. Padahal sebenarnya mama saya bukan termasuk tipe orang yang keras dan memaksa anaknya untuk mengerjakan banyak pekerjaan, apalagi yang berat-berat. Tidak! Toh banyak waktu untuk bermain. Tapi entah kenapa, kalau yang namanya mama tidak ada di rumah itu beda. Benda-benda dan semua mainan dapat dipegang, dipindah, dilempar, dipan yang menjadi ajang untuk lompat dan lain sebagainya.
**
Nah, sebentar waktu akan kembalinya mama dari perjalanannya – karena sudah sore dan capek – ha, baru semuanya mulai berhenti dan mikir untuk membereskan semua barang-barang. Kadang-kadang tidak teratur dan memang susah untuk teratur lagi seperti sebelumnya. Tapi ada perasaan untuk tetap membereskan semua ini, yang tadinya berantakan.
Jadi iman, saya kira tentu bukan seperti perhitungan childish seperti itu bukan!? Justru karena kita tidak tahu kapan datangnya Tuhan sebagai penghakim, kita orang yang sudah mendengar seruan ini tentu harus mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Agar pada waktu Dia kembali maka kita ditemukan setia dan tidak bercacat.
Bumi ini memang tempat kita mempersiapkan diri untuk dengan setia menanti kedatangan Kristus, itulah hari yang dinanti-nantikan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s