Pentingnya Mazmur 119, 33-40

Ini adalah Mazmur yang menggambarkan bagaimana seorang yang merindukan firman Tuhan sebagai kehidupannya.
Pada waktu itu belum ada Injil seperti yang kita baca sekarang? Belum ada firman yang ditulis begitu teratur. Dari manakah mereka yang beriman mendapat pegangan atas perintah Tuhan.
Memang hukum taurat telah diberikan kepada mereka; itu terus menerus diceritakan turun temurun kepada generasi selanjutnya. Oleh sebab itulah pengajaran orang tua kepada anaknya menjadi salah satu cara yang ampuh untuk meneruskan dan melestarikan taurat Tuhan bagi mereka, bangsa yang dipilih. Ini adalah contoh parenting children.
Ada cerita yang tidak habis-habisnya di sekitar bagaimana orang Yahudi mendidik anaknya. Ada teman yang mengatakan bahwa orang Yahudi punya kebiasaan, makan ikan yang kepalanya tidak untuk dimakan. Jadi kepala ikan itu dibuang. Jadi orang tua tidak memakan kepala, anak-anak juga tidak memakan kepala. Kita ? Bagi sebagian orang di kepala ikan adalah bagian yang paling enak untuk dimakan, maka apalagi kepala ikan Mayung. Ini hanya sedikit cerita itu bagaimana anak-anak mereka dibesarkan dengan sungguh-sungguh.
Lalu ada juga yang mengatakan, bahwa memang ada salah satu pertanyaan orang tua kepada anak-anaknya selepas pulang dari perguruan atau sekolah. Orang tua Yahudi setiap kali anaknya pulang dari sekolah bertanya seperti ini, “Apakah pertanyaan yang terbaik yang kau tanyakan kepada gurumu !?” Bah, jadi apa yang ditanya murid. Bukannya apa yang ditanya guru. Jadi dengan demikian anak-anak dirangsang untuk memberikan suatu pertanyaan kepada gurunya; dan pertanyaan itu adalah pertanyaan yang baik, yang terbaik bahkan. Salah satu bukti kehebatan dari orang Yahudi mendidik anak mereka adalah bagaimana orang Yahudi meraih lebih dari setengah hadiah nobel – Nobel Prize pada dekade terakhir. Dari hanya beberapa juta populasinya di dunia ini tetapi mereka mampu meraih hadiah yang begitu prestisius di seluruh dunia itu.
Nah, itu hanya sedikit cerita dari paparan Dr Paul Cho saat memberikan penjelasan tentang pentingnya pendidikan kepada anak usia dini; sejak dari kecil lagi untuk mempersiapkan mereka menjadi manusia yang betul-betul berilmu tinggi dan juga beriman yang tangguh.
Salah satu penekanan Mazmur 119 ini tentu adalah bagaimana menekankan pentingnya pengajaran kepada anak – kepada generasi selanjutnya untuk memaknai hidup iman. Jadi bukan hanya ilmu pengetahuan tetapi juga pengajaran-pengajaran tentang firman Tuhan.

Artikel Yang Berhubungan :
Inilah Kerinduan Akan Firman Tuhan
Khotbah Untuk Akhir Tahun Mazmur 118
Eksposisi Atas Mazmur 119:33-40

Advertisements

2 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s