todays48 : Jagalah supaya jangan ada seorang pun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah.. [Ibrani 12:15]

Jagalah supaya jangan ada seorang pun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang [Ibrani 12:15]

Akar tidak kelihatan. Akar itu berada di bawah, sebab itu kalau ia bertumbuh kau tidak tahu. Saat akar membuat gerakan-gerakan yang penting kita tidak melihatnya. Akar yang baik memang menghasilkan pohon yang baik, yang bertumbuh dengan sehat dan seimbang. Tapi akar yang jahat, akar yang beracun kemudian menjadi sebuah ancaman serius bagi pertumbuhan. Inilah akar yang beracun, jika sudah merambat kemana-mana akan merusak.
Jika segera dihentikan maka kerusakan bisa dicegah. Tetapi jika tidak segera dicegah, maka akar itu akan membawa pengaruh dan merambat, menjalar kemana-mana. Akar pahit itu akan menularkannya kepada anggota atau bagian yang lain. Itulah yang disebutkan dengan merambat dengan cepat dan menginfeksi yang lain. Ia bertumbuh dan merusakkan anggota yang lain.
Gambaran ini adalah gambaran yang sangat baik tentang perlunya kesadaran dari orang percaya untuk mawas diri menjagakan kasih karunia dari Tuhan. Menjaga kasih karunia itu berarti selalu hidup dalam pertumbuhan di akar yang baik, bahwa kasih karunia itu adalah pemberian Tuhan semata.
Saat orang merasa bahwa dirinya cukup kualifikasi mendapat kasih karunia Tuhan, maka dia sedang menjauhkan dirinya dari Tuhan. Karena apa ? Karena kasih itu kemudian dipandang sebagai imbalan dari kebaikan diri sendiri. Orang seperti inilah orang yang jatuh dari kasih karunia Tuhan. Saat semuanya lancar, apa yang kau minta semuanya ada; itu sama dengan anak hilang yang meminta bagiannya dari bapa. Bapa itu tidak banyak bicara, dia memberikan apa yang anak itu minta. Tapi saat itu dia tidak lagi menganggap perlu untuk campur tangan kepadanya [Lukas 15]. Tapi dia menjadi anak hilang!
Jadi tugas kita adalah memelihara diri di dalam kasih Allah tugas kita. Dalam ayat-ayat seperti itu disebutkan bahwa Allah sanggup memelihara kita dalam kasih karunia-Nya. Jadi anugerah itu diberikan kepada orang yang mau memelihara dirinya sendiri, sehingga tampaklah ada penghargaaan yang pernah diterima dari Tuhan.
Kita menyadari bahwa kita tidak layak mendapat kasih karunia, sehingga kasih karunia itu tidak dibuang-buang tidak disia-siakan. Sambil menyadari kasih karunia itu, hendaklah kita menjaga diri supaya jangan perkataan kita menjadi akar pahit, racun kepada yang lain sehingga orang lain menjadi susah. Itulah yang disebutkan disini sebagai tindakan mencemarkan, merusuh. Beribu-ribu orang kemudian terpengaruh, mereka keliru. Bukankah itu sebuah keadaan yang sangat mengerikan hanya karena satu perkataan yang tidak benar. Inilah tindakan menjaga diri, janganlah seorang pun menjauhkan diri dari kasih karunia Tuhan.

Artikel Yang Berhubungan :
todays 45
todays 44
todays43
todays42
todays41
todays40

Berbagi Renungan “todays”

Jika Saudara ingin berbagi serial renungan harian todays ini, Anda dapat mengirimkan nomor Handphone (HP) dari teman, Saudara atau keluarga Anda di kotak di bawah ini.
Saya membagikan serial ini sebagai cara untuk berbagi dalam perenungan yang didasarkan pada Almanak HKBP 2014

©bakti j situmorang

Advertisements

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s