Usaha Untuk Tahun Fleksibilitas Ruang

Salah satu usaha yang sekarang tetap tren adalah dengan mengadakan usaha jasa penyimpanan atau inap kendaraan bermotor roda dua. Beberapa keuntungan dari usaha ini karena nyaris tidak diperlukan izin usaha untuk penyimpanan motor. Hampir semua pengusaha simpan/ titip motor yang saya temui tidak ada yang kesulitan tentang perizinan, karena memang usaha ini cenderung bersifat mau sama mau, dan hanya berupa jasa.
Memang tahun ini bagi sebagian orang dianggap sebagai tahun yang fleksibel, karena memulai usaha baru atau bisa beralih dari usaha lama ke usaha jenis ini. Diperlukan kegigihan dan smart space menggunakan ruang yang ada. Mungkin ini salah satu usaha yang dapat dikelola baik, karena dapat memanfaatkan halaman dan ruangan di rumah.
Dengan bermodalkan halaman rumah yang ditata dengan baik, kemudian diberi pavin conblok tempat parkir atau penitipan motor sudah cukup aman. Misalnya, Ibu Ny Marpaung yang kebetulan rumahnya dekat dengan SMP 16 Bekasi menyediakan ruangan bahkan sampai di ruangan tamu untuk motor dari guru dan anak-anak SMP 16 disini. Dengan luas ruang 2,5×4 Meter saja, dia bisa menyusun dan mengatur kendaraan yang diparkir disitu 15 hingga 20 unit. Kemudian karena kendaraan terus bertambah, rupanya imbas dari mudahnya mendapat kredit sepeda motor- maka dia memperluas area parkiran dengan menata halaman rumahnya menjadi lebih luas. Hingga di luar pagar dibuatkan besi tulang di atas saluran air sehinga space itu bisa dipakai untuk parkir.
Karena semua ruangan sudah tertutup maka penitipan motor seperti itu mungkin lebih aman, karena kendaraan terhindar dari panas dan hujan.
Inilah salah satu usaha yang cukup prospeknya apalagi dikelola dengan baik. Ibu itu misalnya mempekerjakan dua orang tenaga yang bisa terus membante menyusun motor sehingga menjadi rapi dan gampang dikeluarkan saat selesai.
Dari rata-rata penyimpan motor 120-140 unit mulai dari pukul 07.00 hingga pukul 12.00 siang, dengan tarif Rp. 2.000 per unitnya dia memperoleh pendapatan Rp. 240-280 ribu.
Untuk kegiatan sekolah mulai Pukul 12.00 hingga 18.00 sore biasanya kendaraan berkurang hanya sekitar 60-80 buah. Dengan asumsi itu untuk sore hari dia mendapat penghasilan sebesar hingga Rp. 160 ribu. Jadi dalam sehari dia bisa mendapatkan hasil sebesar Rp. 440 ribu. Dengan dua orang tenaga yang membantu dia maka ia harus mengeluarkan Rp. 35-40 ribu perorangnya satu hari. Maka dalam sehari dia bisa mendapat keuntungan dari usaha simpan motor sekitar Rp. 350 ribu.
Biaya maintenance yang diperlukan hampir tidak ada, karena untuk mengganti tenda, atau conblok hanya diperlukan pada waktu periode yang cukup lama.

2 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s