Todays17 : Mari saling mengingatkan dan menguatkan Sebagai Sesama

Mikha 3:8

Tetapi aku ini penuh dengan kekuatan, dengan Roh TUHAN, dengan keadilan dan keperkasaan, untuk memberitakan kepada Yakub pelanggarannya dan kepada Israel dosanya.

Nabi Mikha terkenal sebagai salah satu nabi dalam Perjanjian Lama yang menyuarakan pentingnya keadilan sosial dalam komunitas umat sebagai bangsa pilihan Tuhan. Tindakan-tindakan ritus formal tidak lebih berarti jika tidak diikuti dengan sikap hidup adil, jauh dari kecurangan dan suap serta timbangan yang menipu, sikap pandang buluh terhadap orang lain. Ibadah yang benar adalah karena taat kepada Tuhan, dan berlaku jujur di hadapan-Nya.

Secara kemanusiaan ini tentu bukanlah tugas mudah, untuk menuduhkan kepada umat dosa dan kesalahan mereka. Jauh lebih mudah kelihatannya untuk memberitakan kabar baik daripada kabar buruk bukan!? Siapa yang akan mendengar kita?

**

Entah kapan kita terakhir nyaman dengan keadaan ini? Bahwa kita harus menyatakan kesalahan orang lain? Memang talenta mikroskopik seperti ini sudah tertanam pada manusia sejak awal. Maka Tuhan pernah memperingatkan jika kita lebih mudah melihat dengan jelas selumbar yang ada di mata sesama kita, daripada balok yang ada di mata sendiri (Mat. 7,3; Luk. 6,41). Lebih mudah melihat kesalahan dan kekurangan kecil dari orang lain daripada kesalahan dari kita sendiri.

Sadar atau tidak kita dipanggil dalam persekutuan untuk saling mendoakan, menguatkan termasuk saling mengingatkan. Kita yg cenderung alpa dan lalai memang perlu saling mengingatkan. Itu sebabnya Tuhan sendiri mengatakan perlunya untuk saling mengingatkan, menegur jika ada kesalahan (Mat. 18, 16-17). Saling menegur mengingatkan kita sebagai sesama terhadap yang lain. Sama seperti orang tua kepingin mengingatkan anak-anaknya.

Dan tahukah Anda, bahwa Matius 18, 20 yg terkenal itu adalah dalam konteks saling menguatkan. Persekutuan di mana dua atau tiga orang bersekutu (baca: bersatu hati, saling menerima dan saling menguatkan); dalam persekutuan seperti itulah Tuhan ada dan hadir di antara mereka.

Hari ini kita dipanggil sebagai sesama kepada yang lain..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s