Todays7 : Menjadi Hamba Kebenaran

Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya, kamu adalah hamba orang itu, yang harus kamu taati, baik dalam dosa yang memimpin kamu kepada kematian, maupun dalam ketaatan yang memimpin kamu kepada kebenaran? Roma 6, 16

Serta merta dan sekonyong-konyong peringatan rasul Paulus ini menyapa kita, betapa memang kesadaran-lah yang paling perlu dalam kehidupan ini. Kesadaran yang dimaksud adalah keadaan terjaga, waspada, kepekaan dan mengetahui apa yang kita lakukan serta konsekuensinya. Dengan kesadaran seperti itu pula kita jelas-jelas mengetahui apakah yang kita lakukan itu baik atau buruk? Bermanfaat atau tidak? Kehendak Tuhan atau bukan?

Bagi sebagian orang di belahan dunia kita, ada orang yang sengaja bersemedi pergi ke tempat-tempat tertentu untuk melatih indra mereka supaya semakin focus dengan mengasingkan diri. Yang lain dengan latihan-latihan yang panjang dan rumit. Ada yang melakukan yoga, dlsb. Semuanya untuk melatih dirinya, menguasai diri. Dunia modern juga ada usaha-usaha seperti itu misalnya dengan gerakan pencarian potensi diri atau mungkin bahkan seminar-seminar yang hanya untuk mengingatkan bahwa kita perlu sadar dan semakin peka.

**

Bagi kita, firman Tuhan ini menjadi seperti sengatan kepada kita yang membuat kita terjaga. Seperti orang tersengat arus listrik – melompat, melonjak. Kata Tuhan, orang tidak dapat menghamba kepada dua tuan, kita tidak bisa menghamba kepada Allah dan juga kepada mammon (Mat. 6,24). Jadi kita harus pilih, ikut Tuhan menjadi hamba kebenaran atau dengan mengabdi kepada dosa hingga kematian. Dengan kesadaran itulah kita mau mengerjakan pekerjaan kita. Dengan kesadaran itu kita merencanakan kehidupan kita. Kita tahu bersama siapa kita mengerjakannya serta merencanakannya.

Kita semua dipanggil dalam rencana Tuhan menjadi hamba kebenaran, berarti mengacu pada semua kebenaran dan keadilan (Roma 6, 18). Menjadi semakin peka kepada sesama dan semakin intuitif. Bukan untuk rencana lain. Hari ini bekerja menjadi hamba kebenaran, karena dimerdekakan dari belenggu dosa dan kejahatan.

One comment

  1. Firman ini menjadi penyejuk hati di saat embun pagi tak lagi menyejukkan,karena polusi udara dan polusi kasih sayang.
    Immanuel…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s