Ramadhan dan Kolang kaling di Jorlang Huluan

“Kurang lama euy bulan puasanya!?” kata seorang ibu disini tentang puasa yang tinggal beberapa hari lagi. Hmm, ada apa kiranya? Ternyata, di bulan puasa ini bagi sebagian merupakan waktu dimana ada penghasilan tambahan yang didapat dari menjual kolang kaling.
Disini buah tumbuhan nira (arenga pinnata) itu disebut latong. Jadi dari sejanjang latong atau buah nira itu bisa didapat 3-5 kaleng buah kolang kaling yang dijual Rp. 30.000 per kalengnya. Itu kemungkinan naik merayap hingga Rp. 35.000 per kalengnya saat hari raya Idu Fitri semakin dekat. Karena biasanya, pada hari raya itu buah dan manisan dari kolang kaling banyak disediakan sebagai salah satu penganan disini.
Memang pohon nira atau tuak disini tidak sulit didapatkan. Rata-rata sartu keluarga punya 2-10 atau lebih banyak pohon tuak ini. Dari pohon ini bisa didapatkan tuak yang banyak dikomsumsi disini atau juga dijadikan gula merah (atau gula jawa). Jadi dari tiap pohon bisa didapatkan beberapa puluh janjang atau rumpun buahnya untuk dijadikan kolang kaling. Tapi bukan mudah membuatnya. Mereka harus membawanya dari ladang atau kebun yang biasanya cukup jauh dan berat pula, karena medannya memang sulit. Setelah itu barulah direbus hingga matang dan bisa dicukil buahnya keluar. Gatal pula di tangan. Inti dari buah nira itu bisa 3; namun sering pula didapat yang hanya berisi satu atau dua saja.
Nah ini cukup menghasilkan bukan!? Karena itu ibu tadi bilang andai saja bisa lebih lama mungkin mereka bisa mendapat penghasilan lebih. Bayangkan, dari satu janjang si ibu dibantu dua orang anaknya yang masih SD bisa mendapat hingga 6 kaleng dari satu janjang yang lumayan besar dan banyak isinya dikerjakan selama dua hari. Jadi bisa didapat Rp. 180 ribu dari situ. Tambah lagi dia bisa merawat anak di rumahnya. Mereka kebanyakan tinggal di dusun Huta Pohon dan Kampung Jawa Nagori Jorlang Huluan, yang memang masyarakatnya sudah berbaur antara muslim dan kristen.
Pendapatan masyarakat disini memang relatif minim. Jika hanya mengandalkan hasil pertanian dari ladang atau sawah memang sulit rasanya bertahan. Rata-rata mereka punya 2-3 rante atau lebih ladang yang ditanami palawija; juga beberapa bagian sawah yang ditanam musiman.
Akh, andai saja puasa bukan hanya sebulan. Tapi itu juga sudah patut disyukuri, penghasilan tambahan dari buah berkah ini.

Selamat berpuasa kepada kaum muslim dan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 2009, semoga kolang kaling tetap jaya!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s