terminal be patient

Moral cerita dibalik film ini adalah kesabaran dan keuletan dalam penantian yang panjang. Meski tak sekali pun dikatakan tentang patient atau kesabarannya, namun “Terminal” mengingatkan kita semua bahwa kita juga sedang menanti.
Tak banyak yang bisa kukatakan tentang drama kehidupan seperti itu. Semangat, patuh, hormat dan komando, persahabatan dan pengorbanan kemudian mungkin nasionalisme; semuanya memang dibutuhkan dalam cerita-cerita kita. 9 bulan ditunggunya hanya oleh karena keinginannya untuk melakukan sesuatu untuk ayahnya yang sudah meninggal. 40 tahun dia harus menunggu, dan menunggu.
Selain itu kesetiaannya dalam melaksanakan rencana awalnya tidak pernah luntur hingga semuanya berakhir. Penantian itu berakhir.
Pastilah penantian ini akan berakhir, hanya perlu sedikit waktu lagi dan pengorbanan. Apalagi kau tunggu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s