Alai anggo tano sitopotonmuna taripar tusi laho manean, tano na mardolok do i jala na marrura, manghangoluhon aek udan do i sian langit. Tano na sinarihon ni Jahowa, Debatam do i, tongtong do mangaranapi mata ni Jahowa, Debatam tusi sian mula ni taon ro di udjungna; 5 Musa 11, 11-2

Beragam harapan Israel akan tanah sebagai pemberian Tuhan Allah. Tanah adalah lambang berkat dari Allah dimana Dia masih berkenan hadir ditengah-tengah mereka. Tanah itu adalah pemberian Tuhan dan karena itu Dia-lah pemiliknya; dan itu berarti orang Israel tidak dapat menjual tanah itu sebagai bagian yang terpisah dari kepemilikan Allah; demikian kira-kira pendapat Norman C Habel dalam The Land Is Mine.
Tanah itu juga diberikan-Nya kepada wangsa itu agar mereka mendiaminya dan disana mereka harus menyembah atau beribadah dengan sungguh-sungguh kepada Dia (ay 13). Hal ini disampaikan Musa dalam pidatonya kepada bangsa yang siap menuju ke tanah perjanjian. Hujan dari langit akan membasahi bumi itu dan menjadi tanda bahwa Allah tetap memelihara bangsa itu. Itu simbol saja. Tujuannya adalah pemeliharaan Allah atas satu bangsa yang dipilih-Nya.
Tanah sekarang ? Juga adalah pemberian Tuhan Allah. Tugas kita memeliharanya, bukan mesti dengan kompos dan pestisida kimia; rawatlah sebagaimana merawat pemberian dari Tuhan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s