Onpe, on do sipaingothu, naeng ma ulahononhon parjolo situtu pangidoan, partangiangon, parpangondianon dohot hamauliateon humongkop saluhut halak; 1 Timoteus 2, 1

Pesan ini tampak dalam teladan yang diberikan oleh Tuhan sendiri dalam Yohanes 21, 17. Disaat orang menganggap bahwa permintaan untuk kebutuhan sendiri merupakan prioritas; sebab boro-boro untuk kebutuhan orang lain, kebutuhan “kandung” saja belum terpenuhi, begitu katanya. Tapi Tuhan menunjukkan betapa berharganya manusia, sehingga Dia sendiri ingin agar manusia itu diselamatkan oleh Tuhan.
Ini mungkin menjadi segi altruisme ketiga : Kesamaan. Kesamaan yang dimaksud mungkin bukan karena uniform, seragam tapi lebih kepada kesamaan kemanusiaan. Semua orang sama, sederajat dihadapan Tuhan. Atau dalam gonjang-ganjing perpolitikan hari-hari ini disebutkan semua orang berhak dipilih dan memilih. Nilai itu ditunjukkan paling tidak sebagai sama-sama memiliki keinginan, cita-cita dan harapan; atau paling tidak memiliki hak azasi yang sama untuk hidup di bumi ini.
Kesamaan ini perlu dilestarikan sehingga – sekali lagi – banyak ketidaksamaan atau ketidakseragaman bukan lagi menjadi sekat atau pemisah bagi manusia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s