Marende taripar ma hamu umpuji Jahowa marhitehite hamauliateon, palu hamu ma uninguningan mamuji Debatanta! Psalmn 147, 7

Meski cenderung mistik – dalam arti pencarian kedalaman, bukan hal-hal yang berbau gaib – kaum pemeluk kepercayaan Parmalim di beberapa tempat diakui lebih “baik” daripada orang kristen. Hal ini mudah dimengerti karena memang penganut kepercayaan yang mengadakan sembah yang tiap rabu ini masih memandang ada hal-hal yang sifatnya karma, siapa yang melakukan akan terkena kutuk. Misalnya, mencuri akan langsung dikutuk misalnya menjadi linglung, atau tertimpa kesialan atau kesusahan.
Satu lagi yang “lebih baik” mungkin adalah kaum Katolik. Mereka dengan pernak pernik demi kesakralan – paling tidak menurut banyak orang di Jorlang Huluan – adalah pemeluk kepercayaan dengan rosario, lilin besar dan kitab-kitab yang besar dibawa oleh setiap orang mengikuti setiap nada yang disampaikan oleh si imam.
Dua hal itu sudah diadopsi oleh kristen – baca : kaum protestan – dengan menerapkan ajaran yang sudah banyak diperdengarkan. Namun sering kali memang terapan itu tidak terasa menggigit dilaksanakan. Ke depan mungkin gereja kristen sudah harus bisa menggabungkan prinsip mistik rohani ini skaligus memagari warganya sehingga lebih baik dengan tabas atau kutuk itu. Langsung.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s