Marolopolop ma rohangku mida Jahowa, timbul do tandukku di bagasan Jahowa, na hirtap situtu do pamanganku dompak angka musungku, umbahen na las rohangku di pangurupionMi; 1 Samuel 2, 1

Dalam bukunya yang kontroversial “Menggugat Arogansi Kekristenan” Paul Knitter menggambarkan Yesus sebagai yang sangat diperlukan dalam pemberitaan atau pewartaan orang kristen. Bagi orang kristen yang ingin berjumpa dengan Yesus harus memahaminya sebagai “yang perlu”, sesuatu yang tanpa itu kita tidak dapat melihat kekayaan mengenai siapa Allah dan apa rencana-Nya bagi dunia ini.

Orang budhis, Hindu dan Muslim perlu juga mengenal Dia; hal itu berarti mereka menerima dan mengakui kebenaran yang diwahyukan-Nya (kendati ini tidak perlu berarti mereka akan menjadi anggota komunitas kristen). Bagi Knitter, Yesus “perlu” bagi mereka untuk mendapatkan pemahaman yang lebih lengkap mengenai keadaan manusiawi.
Setuju atau tidak, pandangan Knitter menjadi ajakan juga bagi kita untuk ikut serta mengambil pemahaman dan pengenalan akan Allah yang menawarkan keselamatan sebagai yang terbuka bagi semua orang dan bangsa-bangsa di dunia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s