Huhut mandok : Molo sapala jumpangan asi ni roha ahu maradophon Ho, ale Tuhan, ua sauduran ma Tuhan i mardalan ditongatonganami! 2 Musa 34, 9a

Memang semenjak si ibu tidak lagi bekerja di rumah, segala pekerjaan di rumah mesti dikerjakan sendiri. Mulai dari mencuci, menyapu, memasak dan menjaga si kecil. Agak repot di awalnya, tapi mudah-mudahan akan semakin terbiasa untuk mengerjakan segala pekerjaan ini. Ini memang satu konsekuensi di rumah tangga, bukan!?
Pernah sekali dulu, mungkin karena tidak sarapan pagi dan terus menerus direpotkan oleh si ussok, mama si butet sampai kolaps, dan ternyata dia terjangkit tipus. Kata dokter, baru saja partus dan mengurusi pekerjaan-pekerjaan ini memang menyita banyak tenaga dan kesehatan. Apalagi kata orang-orang si ussok memang lebih rewel daripada si butet. Kalau dulu tak begitu repot, tapi si ussok memang agak keterlaluan tangisnya, maunya cuman minum dan akhirnya banyak pipisnya. hehe..
Kami selalu membaca teks ini, dengan kata kunci “sapala” atau katakanlah “kadung, (jika) terlanjur” atau TB LAI menyalin “(jika aku) telah..”. Sejak awal rencana Tuhan begitu, selalu untuk menyelamatkan dan membimbing umat-Nya. Dan cinta itu terus menerus tampak dalam penyertaan-Nya atas semua orang. Doa kami juga seperti doa orang-orang, ya Tuhan “sapala” Kau mengasihi kami jadikanlah kami milik-Mu. “Sapala” Kau pilih kami menjadi umat-Mu, kuatkanlah kami dalam segala pekerjaan kami, dalam segala perkara yang harus kami jalani, dalam segala urusan pun yang kelihatan remeh, termasuk pekerjaan-pekerjaan rumah ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s