Molo sapala jumpangan asi ni roha ahu maradophon Ho, ale Tuhan, ua sauduran ma Tuhan i mardalan ditongatonganami! Ai bangso na tangkang marroha do bangso on, alai sai marpamuati ma rohaM di hajahatonnami dohot dosanami, sai bahen ma hami parjambaranMu; 2 Musa 34, 9

Aksi Christian John sebenarnya bisa memacu adrenalin kita, bangsa ini untuk melihat ada banyak hal yang mempersatukan kita sebagai bangsa Indonesia. Pertandingannya kemaren di Texas, biarpun bermain seri tetapi hasil pertandingan tinju dunia itu bisa membukakan mata kita banyak hal yang membanggakan kita sebagai bagian dari bangsa ini. Saat bendera merah putih dikibarkan di negeri Paman Sam itu, sebenarnya ada sebersit harapan akan kembalinya semangat kolektifitas kita sebagai satu bangsa yang diberkati Tuhan. Semangat seperti itu mengarahkan kita menghilangkan budaya pengkotak-kotakan, penggolong-golongan satu etnis, puak, wilayah dan primordialisme sempit terutama karena perbedaan agama dan keyakinan.

Ada banyak hal lain yang perlu yang kita lakukan mengabadikan kita sebagai bangsa; untuk sama-sama berjuang dan mengibarkan “merah putih” itu dimana saja; di situasi apa saja. Itulah semangat kebangsaan yang seharusnya tak pernak lekang.

Ada satu bangsa yang eksklusif yang pernah ada dan sekarang masih tetap ada, yaitu bangsa Israel. Bangsa ini adalah bangsa yang dipilih untuk dikasihi sebagai sebuah kelompok yang percaya dan beribadah kepada Allah. Mereka menjadi bangsa Allah karena Allah sendiri yang memilihnya, mengangkat dan menerimanya sebagai milik-Nya yang paling berharga. Tak ada pernah usaha mereka memperkenalkan diri, mengangkat dirinya sehingga patut dipertimbangkan sebagai bangsa pilihan.Pilihan itu semata-mata mutlak berasal dari Allah.

Pemilihan yang sama juga dilakukan Allah kepada kita, bangsa dan kelompok orang yang percaya kepadanya. Kolektifisme umat Allah ini mesti kita jagai, mesti kita hidupi sebagai hidup bersama dan rukun; sama-sama warga; dan sebagai sesama. Kita adalah milik Allah yang sangat berharga, sehingga kita juga patut menghargainya dengan hidup.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s