Ai dongan pangula ni Debata do hanami; juma ni Debata, bagas ni Debata do anggo handien; 1 Korint 3, 9

Sama seperti sebuah bangunan, akan kokoh karena dibangun dengan fondasi yang kokoh. Dengan fondasi yang kokoh itu pula dapat didirikan bangunan menjulang, menyangga pencakar langit.

Memang teks ini tidak berbicara tentang fondasi atau alas sebagai dasar, tapi bangunan Allah itu mesti didasarkan pada alas yang satu itu dan tidak tergantikan dengan alas yang lain selain Yesus Kristus (1 Korint 3, 11). Ini menjadi perlu saat pemerintah gencar-gencarnya memedulikan izin mendirikan bangunan (IMB) sebab banyak bangunan dan tower tidak punya izin jelas; saat gereja-gereja (baca : bangunannya) tidak menjadikan pengurusan sertifikat tanah dan lahan itu menjadi momok. Jadi perlu juga dasar yang jelas dan kokoh, dimana bangunan itu dapat berdiri dengan teguh dan menjadi tempat perlindungan bagi mereka yang mendiaminya.

Atau seperti lahan yang harus diusahai oleh petani. Demikian para rasul adalah pekerja yang melola : menanam, menyiangi, memupuk sampai menuai hasilnya demi hasil yang baik. Demikian Allah menginginkan kita semua, pekerja dan orang-orang kudus menjadi lahan tuaian Allah menuai buah-buahan yang baik dan manis.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s