Balanjo, Bukan Gaji

Hari ini saya bersyukur bisa duduk bersama dengan para pengerja gereja di jemaat ini membicarakan tentang program huria dan anggaran belanja untuk tahun 2009 ini. Inilah kali kelima saya mengikuti dan bukannya memimpin rapat itu secara khusus tentang balanjo – dan bukan gaji – yang saya terima melayani di HKBP Ressort Jorlang Huluan. Entah kapan dimulai, tapi sejak awal saya tahu sebaiknya membicarakan balanjo pelayan disini diserahkan kepada para bestuur ressort untuk merancang awal lalu menyerahkannya kepada saya, setuju atau tidak. Tak tahulah, tapi menurut saya pribadi bukan munafik tidak memerlukan balanjo tapi sebaiknyalah hal ini diserahkan kepada para bestuur dan mereka bisa menggodoknya untuk disepakati rapat Ressort.

Biasanya pertanyaan dari teman disekitar ini. Sadia ma dijalo ho disi? 14 bulan do? Manang na 17 bulan?? Bah.. Yang lebih senior dengan pertanyaan kurang lebih demikian, apalagi dari yang hampir sebaya dengan saya. Sadia ma?? Alih-alih menerangkan ini, saya kira berapa pun yang saya terima itulah berkat bagi saya.
Pernah juga terfikir ke saya, saat orang membicarakan 2 koma, atau bahkan 3 koma katanya (maksudnya juta-an rupiah untuk masa dinas 3-4 tahun) saya berfikir bahwa ditempat saya cukuplah itu bagi saya.

Saat rapat mengusulkan kenaikan lebih dari 250 ribu perak perbulannya, wuih.. fikirku apakah parbalanjoan ini tidak memberatkan. Karena itu pula kemudian rapat menyepakati mulai Februari 2009 ada pertambahan jumlah gugu (iuran) dari tiap rumah tangga, sebanyak 2000 perak perbulannya. Jika ditambah dengan biaya operasional ressort dengan dua jemaat filial ini, maka anggaran yang harus dipenuhi pemasukannya ada sekitar 25 juta rupiah pertahun. Jumlah ini mungkin kecil untuk jemaat lainnya yang besar, tapi menurut saya itu jumlah yang cukup besar untuk jemaat kecil disini. Tapi sudahlah, kalau ada nanti orang yang menanyakan berapa gaji atau balanjo disini akan saya bilang besar, karena memang cukup besar bagi kami. Itu adalah balanjo, yang dulunya dibayarkan dengan padi atau beras jadi bukan sekadar gaji yang dirupiahkan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s