Advent Natal : Habis Natalan Advent Lagi

Ini memang tak terhindarkan. Sepanjang tahun ini mungkin diperdebatkan namun itulah yang terjadi dalam gereja ini, selesai merayakan Natal maka sesudah itu pada hari minggunya kembali harus memasuki perayaan Advent. Inkonsistensi ini dilematis. Tanpa mengurangi hormat pada mereka yang mereka “terpaksa” mengadakan natal marga, natal muda-i, natal kantor atau sekolah-sekolah, memang perayaan kita kelihatannya memang tak sinkron. Sederhanya tumpang tindih.

Pernah juga ini berlaku, bahkan untuk kalangan pengerja gereja sendiri di hkbp. Tanggal 5 desember nanti (dan kami memang memutuskan tidak mengikutinya) kali ini akan diadakan natal persekutuan wanita distrik. Selain memang waktunya yang sudah tidak memungkinkan untuk mempersiapkan diri, bayangkan saja baru hari rabu kemaren dibagi. Masakan kita harus pergi begitu saja, tanpa mempersiapkan diri untuk sebuah perayaan natal. Ironis memang, tapi itu yang sering terjadi, kita memang tidak mempersiapkan apa-apa diri kita untuk sebuah perayaan natal. Selain itu hari Jumat (disini sermon diadakan pada tiap jumat), hari itu adalah dua hari sebelum minggu Advent I tahun ini bukan? Jadi selesai natal ini, apakah yang akan kita katakan tentang perayaan Advent yang sering diterjemahkan sebagai masa-masa penantian?

Maka dengan elok, disetirlah namanya menjadi “Perayaan Natal Advent Pelayan HKBP Distrik … dst.” Jadi tidak kentara kalau hanya perayaan natal padahal sebenarnya juga dalam suasana Advent. Habis kue, dan binda natalan dan kita mengulangi lagi apa yang disebut Advent sebagai persiapan untuk Natal. Great Fallacy bukan, hebat bukan..? Jadi jika Anda tidak mau disebut pengikut Natalan Advent sebut saja perayaan Anda Natal Advent Keluarga Besar… dst.

Demi konsistensi kita pada Tahun Gereja, diserukan wah..wah seperti PGI saja ya (yang ternyata hanya bisa menyeru dan menyerukan) setialah pada tatanan Tahun Gereja. Sederhana saja supaya tidak terjadi natal Adventis. Sesudah pendeta ini berkotbah di Natal Keluarga Besar ini dan Natal kantor Departemen ini dia harus mengulangi Advent dalam kotbahnya di mimbar pada hari minggunya. Setuju..!?
Apa yang akan saya katakan dalam natal adlah peristiwa dimana Kristus sudah menjadi daging dan lahir di dunia ini, sekarang di perayaan kita; dan saya harus mengotbahkan Hehe ma ho, marsinondang ma ho, ai na ro ma panondangmu.. dst. Ini Advent tahu, Advent lapatanna panomunomuan. Bah, apa kata dunia nanti kalau saya mengotbahkan natal pada hari rabu dan duduk tepekur lagi di hari minggunya karena memang masih menanti, dan Advent.

Tapi sudahlah, topik ini sebagaimana dikatakan diatas akan tetap polemik. Siapa yang setuju dan tidak setuju. Mana ada orang yang tidak tergiur pada makanan kueh-kuehan (maksudnya anak-anak), atau karena ada binda horbo; atau dosakah itu karena si pengkotbah biasanya hehe.. mendapat apus hodok, seperti ganti uang transport. Biasanya disini transport diterjemahkan dengan hamauliateon atau amplop yang cukup tebal. Siapa, siapa yang tidak tertarik, apalagi pas memang kebetulan perlu uang kuliah, beli susu, ini dan itu..
Tak dosa itu. Yang berdosa itu melawan hati nurani, dan hati nurani itu pemberian Tuhan. Janganlah Tuhan mengambil salah satu bagian penting ini – kalau bukan bagian terpenting kekristenan kita – hanya karena kita tahu tapi pura-pura tak tahulah, punya mata tapi tak melihat dan punya hati tapi tak punya perasaan (artinya kesetiaan). Tapi tak apalah, asal setiap orang setia dengan janjinya kepada Tuhan, maka Advent Natal, atau Natal di Advent tak masalah. Paling tidak mengingat tanggal 25 Desember Pesta Natal parjolo; 26 Desember Pesta Natal II. Atau paling sedikit pasca Minggu Advent IV disitulah rancang natalmu..
Botul tak?? Botul

Advertisements

2 comments

  1. ” Apuli apuli ma bangso’Ki ”

    Selamat menyambut Natal amang !

    Bulan Desember adalah saatnya umat Kristiani menerima siraman Natal.

    Ya, selamat menyambut natal penuh persiapan dengan advent. semoga semangat natal menyirami hati kita dengan kasih,
    terimakasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s