Pelehon ma tu Debata hamauliateon, jala garari ma angka bagabagami tu na sun timbul! Psalmn 50, 14

Alkisah manusia memiliki permohonan dan dia minta dalam doanya kepada Tuhan supaya memberikan permohonannya itu. Namun dia kecewa karena Tuhan tidak mengabulkan permintaannya di perasaannya. Baiklah, kalau begitu Tuhan aku pun tidak peduli akan kehadiranMu, hadir atau tidak sebab Kau tidak memberikan apa yang kuminta padamu.

Betapa sering kita berfikir, sekali lagi tentang persembahan, bahwa persembahan yang kita berikan adalah balas jasa; ganti atas apa yang kita rasakan sebagai berkat Tuhan. Tidak begitu banyak yang menyangka bahwa persembahan, bahkan pemberian yang kita rasakan sudah sangat berharga menjadi berarti apa-apa untuk Tuhan. Selama tidak dengan rasa syukur mungkin persembahan kita akan sia-sia. Jerih kita memberikan persembahan kepada Tuhan, sebab tak rela kita memberikannya.

Mungkin apa yang disampaikan pemazmur tentang nazar, adalah konsep bahwa kita sudah menerima banyak hal yang baik, semua yang baik sebagai pemberian Tuhan. Sekarang tinggal bagaimana kita merasakan bahwa sepatutnya kita mengucapkan syukur dan terimakasih, dan itulah persembahan yang berarti bagi Tuhan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s