Balong Today : Bangku Longa-longa 2

Kini di Aula FKIP Nommensen Pematangsiantar rupanya diadakan acara Ibadah Pemberangkatan Calon Legislatif oleh HKBP. Untunglah saya sermon, jadi di pengumuman sermon tadi Pdt Plasthon mengundang juga semua untuk pergi mengikuti acara ini.
Singgah sebentar di loket Karya Agung untuk mengirimkan berkas copy THL TB 2008, bagi mereka yang lulus seleksi Administrasi ke Pulau Raja dan ke Duri, saya lalu berjalan kaki ke Aula.

Ups, untunglah (lagi-lagi untung) saya belum begitu terlambat karena 11.30 saya mendapati acara menyanyi seusai Pdt Ramlan Hutahaean menyampaikan kotbah pada acara itu. Saya duduk di bangku agak belakang, menerima kertas acara ibadah setelah harus menandatangani buku tamu yang kemungkinan maksudnya mendata para tamu (terutama caleg-nya; bukan pendetanya). Lalu saya juga mendapat satu berkas Pesan Pastoral Ephorus HKBP Bersama Caleg.
Dan lagi-lagi saya menemukan betapa banyak bangku yang longa-longa (kosong). Seharusnya Aula tertua di Kota Pematangsiantar ini bisa menampung hingga 2 ribuan orang di dalamnya; dan memang bangku disana jadi kelihatan melompong. Sisi kiri hanya diisi mahasiswa STT HKBP yang mungkin diminta menyanyikan lagu pujian berupa koor.

balong2Jadilah bangku-bangku yang kosong juga hari ini. Hal ini juga tampak dalam beberapa catatan yang disampaikan Ephorus Pdt Dr Bonar Na70 sebelum membacakan pesan pastoralnya tentang Calon Legislatif. Katanya, dari 170 juta orang Indonesia yang berkesempatan menjadi Caleg, kini hanya ada ribuan orang saja yang dapat menjadi Caleg, terutama di Sumatera Timur ini. Jadi itu adalah satu kesempatan besar bagi mereka, para caleg untuk dipilih dan memang terpilih dari bangsa ini. Catatan kedua, ya itu tentang balong (bangku longa-longa). Rupanya kantor pusat HKBP merencanakan sebuah perhelatan besar, dengan asumsi Caleg di Sumatera Timur ada ribuan orang. Seharusnya ada lebih banyak orang yang datang ke sini untuk mengikuti ibadah ini. Institusi ini rupanya mau mengharapkan akan ada lebih banyak orang dan karena itu memilih Aula FKIP ini, ternyata melompong orangnya.

Dalam pesan pastoralnya HKBP memang mau menekankan bahwa HKBP tidak memiliki partai politik; dan tidak seharusnya pelakon politik praktis. Karena itu HKBP juga bukanlah milik partai tertentu, betul. Yang mau dilakukan HKBP hari ini sebenarnya adalah mendoakan dan memberangkatkan mereka yang akan dipilih untuk jadi wakil rakyat, ternyata yang calegnya tidak mau didoakan dan diberangkatkan. Mungkin mereka menganggap pemberangkatan seperti ini bukan wacana yang cukup menarik. Saya juga sebenarnya cukup prihatin, entah kenapa. Masakan begitu seriusnya mereka menggagasi acara ini, malah dikasih makan lagi, eh yang diundang tak tiba pula.balong-lagi

Hadir dalam kesempatan itu, kantor pusat HKBP maksudnya semuanya. Ephorus, Sekjend, ketiga Kadep dan para ka biro HKBP, plus dengan pegawai Julice cs yang menjadi Song Leader dalam ibadah. Tidak ada caleg yang saya kenal, karena ternyata yang datang kebanyakan para pendeta saja dengan masing-masing urusannya; hanya ada misalnya, Dr Maruahal Silalahi (DPR Pusat untuk Pangulaula), Saut Simanjuntak Ketua DPRD dari Sipinggolpinggol, St LH Sidauruk dan juga ya, Bernard Damanik Caleg no urut 1 dari PIB Dapem IV Simalungun.

Pesan Pastoral Ephorus HKBP Dengan Para Caleg

Advertisements

2 comments

  1. ok bang, keep italian tune up ini pemberitaannya.
    beritakan saat baik atau tak baik suasana hati hehe.. didengar atau tidak

    selamat belajar bang, nanti kalau sudah sedikit reda kesibukannya di facebook kujawab undangan abanganda.
    sekarang lagi marak-maraknya si barack obama jadi susah disini diakses bang facebooknya.

  2. Salut untuk pemberitaannya! walaupun konten pemberitaannya berbeda dengan versi resmi HKBP, melalui web-nya. Kalo di jaman Orde Baru dulu ada media sebagai corong resmi pemerintah & media independen. Berita pak pendeta ini bisa lah kita katakan media independen sehingga penikmat berita dapat menemukan informasi yang berimbang. He..he..asal jangan dibredel saja! Tapi maju terus, beritakanlah Firman, eh.. berita yang berimbang dan obyektif, baik atau tidak baik waktunya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s