50% dan 100% : Tentang Membangun TRUST di CUM HKBP

Ada seorang pengusaha Indonesia mengunjungi temannya pengusaha di negeri Cina. Dia terkagum-kagum atas keindahan dan keberhasilan usaha temannya itu. dia berdecak kagum memandang semua pembangunan yang ada di negeri tirai bambu itu. Lalu dalam kekagumannya dia bertanya kepada teman pengusahanya itu, “Bagaimana pembangunan ini dapat berjalan?” Kemudian temannya menunjukkan sebuah jembatan kepadanya, dan berkata, “50% !!”. “Hah, kenapa dengan jembatan itu?” sergahnya. “Ya, 50% pembangunan jembatan itu ke kantong saya!”. Lalu mereka sama-sama tertawa terbahak-bahak khas para pengusaha. Tawa menampakkan isi mulut dan gigi emasnya, hahaha…

Lalu pada satu waktu datanglah kawan pengusaha dari Cina itu mengunjungi kawan lamanya pengusaha di Indonesia. Lebih dari kekaguman temannya dari Indonesia itu saat berada di negerinya, ia lebih terkagum-kagum melihat keadaan dan kemakmuran yang dilihatnya di negeri ini. Sudah semaju dan sepesat ini rupanya pembangunan. Gedung pencakar langit, bangunan-bangunan mewah jalan dan sarana pembangunan lainnya. “Bagaimana pembangunan ini dapat dicapai seperti ini?” katanya kepada kawannya pengusaha dari Indonesia itu. Lalu si pengusaha Indonesia itu menunjuk ke suatu tempat kosong dimana-mana. Dan dia berkata “100%!!”. “Hahaha…” tawa mereka bersama-sama. Sekali lagi tawa khas para pengusaha dan konglomerat. “Bagaimana ini mungkin??” kata si cina. “Ya, 100% untuk pembangunan gedung dan jembatan yang seharusnya ada disini, masuk ke kantong saya”. Sekali lagi, haha.. tawa mereka. Ya mereka tertawa dengan keadaan itu, keyakinan bahw kemakmuran itu dicapai dengan cara demikian. Tawa mereka adalah tari dia atas penderitaan rakyat dan banyak jelata.

Anekdot ini menggelitik kita betapa bahwa sebenarnya kebahagiaan sejati dapat diraih dengan kejujuran sejati. Semua agama mengajarkannya agar kita menjadi pribadi-pribadi yang mencapai kesuksesan dan kebahagiaan sejati dengan memiliki kejujuran sejati. Dengan kejujuran sejati dapat dicapai secara maksimal pula segala keinginan batin dan jasmani. Memang dengan kejujuran sejati kita dapat dimana saja, di keadaan dan situasi bagaimana pun dalam mencapai kebahagiaan sejati. Ia ibarat mata uang yang berlaku dimana saja.

Trust mempercayai dan kepercayaan dibangun dengan kejujuran. Dan jika berbicara tentang metode membangun kepercayaan di lembaga keuangan seperti di koperasi dan credit union memang yang lebih awal diminta adalah kejujuran dari setiap orang : anggota dan pengurusnya. Ada beberapa prinsip yang harus diimplementasikan dalam pendidikan di CUM HKBP.

1. Mulai Hari Ini
Bagaimana pun pada akhitnya trust itu harus dimulai. Ia harus diawali sekarang dan pada hari ini, sebab ia hanya menanti-nanti jawaban yang kiranya memuaskan kita memang ini hanya semacam pokrol bambu dan debat kusiir.

bersambung..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s