Ai diboto hamu do asi ni roha ni Tuhanta Jesus Kristus, na mamora hian, gabe pogos ala ni hamu, asa gabe mamora hamu hinorhon ni pogosna i; 2 Kor 8,9

Si miskin yang kaya, atau si kaya yang miskin. Kita adalah seperti seseorang yang kaya tetapi sebenarnya seorang yang miskin, namun pada saat yang sama menjadi kaya raya dalam situasi kemiskinan. Hal ini mengejutkan kita, mengingat bahwa jika kita menganggap kita adalah seorang kaya tidak kurang sebenarnya adalah seorang yang miskin papa. Sedangkan Tuhan yang adalah maha kaya raya, kekayaan yang tidak akan tergambarkan oleh manusia menjadi miskin dalam gambaran kita hanya karena kasih karunianya.

Zaman ini kita dicekoki oleh pandangan bahwa seseorang sebenarnya bisa menjadi sukses dari dirinya sendiri. Manusia sebenarnya menurut pandangan ini memiliki potensi-potensi yang perlu dikenali, digali dan diberdayakan supaya menjadi sukses dan berhasil. Supaya menjadi sejahtera secara finansial maupun kemampuan pribadi, kesuksesan karir dan bisnis. Pada satu ranah pandangan ini mungkin benar, perlu mengembangkan diri sendiri dan menggunakannya mencapai kesuksesan. Namun pada sisi lain kita ditantang untuk menjadi seorang yang mengandalkan diri sendiri, kemampuannya, pengaruhnya, dan percaya dirinya sendiri. Bisa saja hal ini menggeser keyakinan kita bahwa Tuhan juga ambil peran besar, dan sebenarnya Dia-lah aktor utama dalam hidup kita.

Tuhan rela menjadi miskin oleh karena kasihnya supaya kita menjadi kaya, bukan hanya dalam kesuksesan ukuran dunia ini. Namun menjadi kaya yang berlimpah akan berkat dan sukacita dari-Nya dalam menjalani hidup kita. Kekayaan yang dimaksud rasul Paulus juga mengingatkan kita betapa kayanya Tuhan, menghidupi dan menafkahi semua ciptaannya, semuanya menjadi teratur dalam keharmonisan hidup. Ia kaya karena memberikan semua yang paling berharga darinya menjadi anugerah kepada manusia. Ia menjadi kaya karena berbelas kasih. Jadi manusia juga perlu menyadari kekayaan sebaiknya dimengerti adalah kaya karena memberi. Apa dan berapa yang sudah bisa kita berikan untuk menolong sesama, untuk menguatkan sesama dari apa-apa yang berharga milik kita menjadi berkat bagi yang lain. Kaya berarti kaya dan berlimpah dalam membagi dan memberikan sesuatu bagi orang lain.
Karena itu saya yakin Sdr. orang kaya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s