Mangasahon HataMi

Satu lagi Buku Kumpulan Kotbah, berisi 35 kotbah/ renungan dari Ds Dr TS Sihombing, yang dikumpulkan dan diedit Pdt Tionggar P Nababan (sekarang Praesses HKBP Distrik 12 Tanah Alas yang belum dilantik), harganya Rp 20.000, didapatkan di TB dan Kolportase Sending/PI HKBP Jl Gereja Pematangsiantar.

Riwayat Hidup Singkat Ds.Dr.T.S. Sihombing
Ds. Dr. Tunggul Somuntul Sihombing adalah Ephorus HKBP selama dua periode 1962-1968 dan 1968-1974, setelah terpilih di Sinode Godang Istimewa HKBP pada tahun 1962. Tunggul Somuntul Sihombing putra dari Alexander Sihombing dengan ibu Kristina Silitonga, lahir di Banualuhu Butar Siborongborong tanggal 8 Nopember 1915. Pada tanggal 16 Mei 1941 menerima pemberkatan pernikahan di HKBP Sipahutar dengan Sinta Omas born Panjaitan, kelahiran 16 Maret 1922, putri Bapak Demang Jahi Panjaitan dan ibu Porsella Sitompul.
Setelah ditahbiskan menjadi Pendeta HKBP di Sipirok pada tanggal 27 Oktober 1940, berturuturut melayani sebagai : Pendeta Resort di Sipirok merangkap sebagai Pejabat Praeses Distrik Tapanuli Selatan dan Sumatera Barat (1940-1943). Pada tahun 1943 melayani sebagai Pendeta HKBP Resort Medan merangkap Ketua Konferensi Pendeta HKBP dan Anggota Kerkbestur HKBP (1940-1950). Kemudian diangkat menjadi Direktur Seminarium HKBP Sipoholon Tarutung merangkap sebagai Anggota Kerkbestur HKBP, Pemimpin Pemuda HKBP, Ketua Konferensi Pendeta HKBP, dan Kepala SMP HKBP Seminarium Sipoholon (1951-1954). Setelah HKBP mendirikan Universitas HKBP Nommensen pada tahun 1954 beliau pindah ke Pematangsiantar untuk mengemban togas sebagai Presiden pertama Universitas HKBP Nommensen (1954-1957). Karena Ds.K. Sitompul, Sekretaris Jenderal HKBP terpilih menjadi Sekretaris Umum Dewan Gereja-gereja di Indonesia di Jakarta, Ompu i Domine Tunggul dipilih menjadi Sekretaris Jenderal HKBP pada tahun 1957-1962. Setelah berhenti sebagai Ephorus HKBP, pada tahun 1977 beliau diangkat Presiden RI menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di Jakarta selama dua periode (1977-1987). Setelah satu tahun pensiun dari DPR RI, beliau meninggal di Jakarta pada tanggal 2 Mei 1988.
Pendidikan beliau diawali di Sekolah Hollands Inlandsche School (HIS) di Kotanopan, Balige dan Narumonda. Pada tahun 1924 pindah ke HIS Solo. Setelah lulus dari HIS, tahun 1929 sekolah di Chistelijke Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO) di Solo. Kemudian tahun 1932, sekolah di Algemene Middelbare School (AMS) Jurusan Sastra Barat di Jogjakarta. Selanjutnya, tahun 1933 kuliah di Hogere Theologische School di Bogor, dan Jakarta. Pada tahun 1974 Universitas Wittenberg Jerman menganugerahkan gelar Doctor Honoris Causa kepada beliau.
Dia adalah salah seorang dari pendeta HKBP, sampai sekarang, yang paling produktif menulis. Tulisannya yang diterbitkan sebanyak 25 judul dalam bahasa Batak dan Indonesia, serta 5 judul dalam bahasa Jerman dan Inggeris.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s