Ai tong dope hamu pardaging. Ai anggo masa di hamu pangiburuon dohot parsalisian, nda pardaging hamu jala mamarangehon ruhut hajolmaon; 1 Kor 3,3

Sepertinya sekarang banyak orang membuat alasan karena kemalasannya; kemiskinan dan ketidakmampuan untuk tidak melakukan yang baik. jadi lihat orang yang lebih rajin tumbuh juga iri hatinya; menghitung-hitung keuntungan orang terbitlah
sekali lagi iri hati. Dia kemudian berandai-andai, andai saja aku serajin dia, andai saja aku seberuntung dia. namun itu tidak ditanggapi positif jadilah iri itu terus bertumbuh. Demi sesuatu yang menjadi angan-angan orang bisa menjadi cemburu dan iri hati.

Sepanjang itu tidak merusak hubungan dengan sesama bagaimana pun kecemburuan memang masih merupakan prilaku manusia yang melekat di dirinya. Susah menanggalkannya.
Tapi memang kita masih duniawi jika masih belum bisa menanggalkan perilaku ini. jika iri hati masih bisa mengambil tempat dalam hati kita ini memang menjadi sulit.
iri hati menutupi banyak sekali hal baik. iri hati pula bisa menjadi boomerang bagi diri kita sendiri karena bukanlah iri hati memiliki tingktan dan ini masalah hati pula.

Sebut 2 Kor 5,17, perilaku yang membedakan ciptaan baru dengan lama adalah keberanian menanggalkan iri hati, perselisihan sebagai prilaku duniawi. Kita memang masih di dunia, namun ajakan firman ini kita tidak harus duniawi; kita memang manusia tetapi tidak mesti hidup secara manusiawi. Menghilangkan perasaan, sekali lagi perasaan dan juga tindakan iri dan perselisihan menghadirkan surga, yaitu kedamaian, keramahan dlsb di dunia ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s