Ua mulak ma hamu ganup sian dalanna na jahat i dohot sian hinaroa ni pambahenanmuna, asa mian hamu di tano naung nilehon ni Jahowa tu hamu dohot tu angka ompumuna olat ni na robi ro di saleleng ni lelengna. Jeremia 25,5

Kata “pertobatan” memang sesuatu yang sulit diterjemahkan, namun lebih sulit lagi untuk mempraktekkannya. setiap waktu kata itu disuarakan setiap orang harus mengambil keputusan atas apa yang sedang dijalaninya. tiap kita selalu berada dipersimpangan jalan hidup kita untuk memilih mana yang paling baik. jadi pertobatan bukan sesuatu yang harus dilakukan pada waktu tertentu. ia dibutuhkan setiap saat.
kita menyadari betapa besarnya pengaruh lingkungan kepada kita. betapa besar perilaku masyarakat kita membekas kepada kita; turut membentuk karakter kita. betapa kuatnya pemahaman yang ditanamkan dalam keluarga kepada kita sebagai anggota keluarga. ini tidak dipungkiri turut membentuk kita. namun sebagaimana sering kita lihat, pertobatan mungkin sebaiknya tidak berawal dari harapan kita supaya orang lain, masyarakat dan keluarga kita berubah. Ternyata ini harus diawali dari kita. diri kita sendiri menjadi titik berangkat dari perubahan dan pertobatan itu. sering kita kecewa karena mengharapkan perobahan dan “pertobatan” itu datang dari orang lain dulu dan keadaan pasti akan lebih baik. ternyata tidak, disini dan sekarang kita harus dulu berubah ke arah yang lebih baik.

Besarlah upah bagi orang yang mau melakukan pertobatan itu. tanah ditempat kita diam, yang diberikan dari nenek moyang kita akan menjadi tempat kita diam; tempat yang penuh berkat dan kerasan bagi kita. Negeri ini akan menjadi berkat bagi kita jika tindak pertobatan itu diawali dari kita masing-masing.
lihatlah, jika tiap orang memulai untuk tidak membuang sampah sembarangan maka lingkungan kita akan cukup bersih. jika dalam satu hari orang membuang 2 bungkus makanan seenaknya, maka penuhlah lapangan itu dengan sampah. jika saja setiap orang dari 100 rela membuang sampah di lobang sampah atau keranjangnya, maka kita bisa bayangkan betapa banyak yang tertolong.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s