Kotbah Tanggal 1 Juni 2008 : Lukas 10, 1-12

Kotbah tanggal 1 Juni 2008 : Luk 10, 1-12
juga, Kotbah 17 Agustus 2008 : Merdeka !!

Kembali lagi hadir MARTURIA edisi ke-8 (Juni-Agustus 2008). Kali ini Pdt STP Siahaan kembali membantu kita dalam mempersiapkan kotbah setiap minggunya. Bekerjasama dengan Departemen Marturia Sending (PI) HKBP, inilah edisi kedelapan yang sudah ditunggutunggu oleh banyak kalangan. Misalnya para pendeta, dan sintua yang banyak terbantu dengan himbauan dari Pdt STP.
Ada beberapa pendeta di kalangan HKBP yang termasuk aktif menulis. Misalnya Pdt Tionggar Nababan, dari HKBP Sipinggolpinggol. Pengalaman beliau melayani di Jawa mungkin turut membantunya untuk menuangkan kotbah dan persiapan kotbah dengan banyak ilustrasi dan gambaran. Asal saja tidak terkesan berulang-ulang dan itu-itu saja.
Semoga semakin banyak pendeta yang menulis dengan hati, bukan asal punya nama. Banyak tulisan yang idenya tidak banyak membantu. Baca saja tulisan Nalom manurung, MKH Sirait, dan beberapa lainnya yang kesannya itu-itu saja, Setuju?!
Mudah-mudahan banyak membantu mereka yang mempersiapkan kotbah. Kesaksian Pdt Tionggar, mengapa kotban dan bahan kotbah kini yang dipublikasikan tidak membantu, karena mereka yang mempersiapkannya tidak menggumulinya, sehingga sekadar saja memenuhi tuntutan “tugas”. Untuk itu dia sedang mempersiapkan bahan kotbah “jadi” dari Emeritus Ephorus Pdt Dr Tunggul Somuntul Sihombing, yang dalam waktu dekat akan dicetak.

Tentang Penulis :

Pdt. Sabar Tumpal Paimaon Siahaan, lahir di Balige, Tapanuli Utara, Sumut tanggal 9 Desember 1954. Menyelesaikan sekolahnya dari SD hingga SMA di Balige. Memperoleh gelar Sarjana Muda (1978) dan Sarjana Teologia (1980) dari Sekolah Tinggi Teologia (STT) HKBP Pematangsiantar. Menerima tahbisan pendeta di HKBP Butar tanggal 30 Oktober 1982.

Melayani di HKBP mulai pendeta praktek di HKBP Berastagi, Ressort Kabanjahe Tanah Karo (1980), kemudian ditempatkan menjadi Pendeta Huria di HKBP Jalan Pendidikan Ressort Teladan Medan (1983), Pendeta Diperbantukan di Ressort Kramat Jati Jakarta Timur (1985), Pendeta HKBP Ressort Cijantung Jakarta Timur (1986), Wakil Kepala Biro Keuangan HKBP (1991), Kepala Biro Keuangan HKBP (1991). Tahun 1998 dipilih menjadi Praeses HKBP, ditugaskan di HKBP Distrik III Humbang (1998) dan HKBP Distrik VIII Jawa Kalimantan. Tahun(2002). Pada Sinode HKBP tahun 2004 kembali dipilih sebagai Praeses dan ditugaskan di HKBP Distrik XXVI Labuhanbatu hingga sekarang.

Menikah dengan Ratna Corry Diana br Pardede tahun 1982 dan telah dikarunia empat orang anak: Caroline Ester Marsaulina,SE, Henry Daniel Hasudungan, SA, Natalia Duma Elisabeth, dan Samuel Fernando.

Advertisements

One comment

Comments are closed.