Lega Karena Ternyata Salah
October 23, 2009
Ini tentang kebanyakan sikap kita, bahwa ada lebih banyak – Anda atau saya – yang merasa lebih baik kira-kira salah daripada betul-betul salah. Mudah-mudahan saya salah, dan memang untuk yang satu ini pada akhirnya merasa betul-betul lega karena ternyata memang salah.
Hari-hari ini semuanya merasa tepat untuk berbicara tentang hak prerogatif presiden dalam memilih kabinetnya. SBY dinilai banyak kalangan tidak memilih para pembantunya dari semua kalangan dan dianggap tidak representatif. Ada sebagian yang melakukan demonstrasi karena putra daerahnya tidak diakomodir, banyak yang culas dan ragu betul bahkan menjadi apatis tentang mereka yang duduk sekarang di kabinet. Meski tidak sedikit yang optimis dan bersembunyi dengan dalih, “kita lihat saja kinerja mereka, terlalu dini untuk menilai mereka”. Maka bagi mereka yang tetap pesimis berlaku mudah-mudahan saya salah, dan lega.
**
Sering kita merasa lega karena prasangka kita, karena pendapat dan penilaian dini dari kita ternyata salah, akh saya keliru. Dan untunglah saya keliru, karena kesalahan, kehancuran itu tidak jadi terjadi.
Entry Filed under: lain-lain, mail me : baktij.situmorang@gmail.com, rohaniman. .

Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed