Perspektif Minjung : Subyektifitas Kesejarahan
September 29, 2008
Tidak diragukan membaca dan memahami Alkitab dengan perspektif
Minjung membawa arah yang baru dalam menafsirkan Alkitab. Dengan kacamata Minjung para pembaca diarahkan memahami serta mengimani firman dalam perspektif kesamaan dan kesederajatan. Dengan pandangan baru yang ditawarkan teologi Minjung orang dapat memahami Alkitab semakin baik dan juga menjadi pelaku firman yang diyakini itu.
Gerakan Minjung di Korea Selatan yang dimulai pada periode 1970-an sebenarnya bisa menjadi inspirasi bagi teolog di Asia pada umumnya, karena pengalaman bersama pernah dijajah pada masa kolonialisme. Dalam pada itu faktor sosioekonomis juga tempat yang penting dalam usaha memahami gerakan Minjung.
Namun ada beberapa kritik terhadap teologi Minjung dan perkembangannya di Korea kontemporer.
Berikut adalah analisa sederhana bahasan teologi Minjung dalam menafsirkan Alkitab, khususnya Perjanjian Lama.
Paper Yim Taesoo disini
Tanggapan : Subyektifitas Sejarah

Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed