Pertemuan Tim Perumus BAKUM (Badan Koordinasi CUM) HKBP

Jumat, 2 Nopember 2007, di Kantor Diakonia HKBP Jl SM Raja Pematangsiantar

Peserta :
1. Pdt Nelson Siregar (Kadep Diakonia HKBP)
2. Pdt Samuel Sihombing (Diakonia HKBP)
3. Pdt Riama Lumbanraja (Marturia HKBP)
4. Pdt Jusden Sinaga (CUM Anugerah Distrik II Silindung)
5. Pdt Pukka Situmeang (CUM Makedonia Distrik XIII Aslab)
6. Pdt Bakti J Situmorang (CUM Maduma Distrik V Sum Timur)
7. Diak Sondang Lumbantobing (CUM Maduma Distrik V Sum Timur)
8. Gr Asram Siringoringo (CUM Letare Distrik IX Sibolga)
9. Diak Rolinda Bakara (CUM Diakonia HKBP Pematangsiantar).

Lanjutan dari Semiloka Manajerial CUM di HKBP di Kantor Pusat HKBP Tarutung, 26-27 Oktober 2007.
Diusulkan agar ada panduan akan keseragaman di seluruh CUM di HKBP. PErtemuan-pertemuan hendaknya mengarah pada kesepahaman visi dan prinsip dalam pembentukan dan operasional CUM hingga waktu yang akan datang.

Ide CUM sebagai salah satu pelayanan mungkin diinspirasi oleh gerakan Layman .. LLL di Australia mengikutsertakan warga (baca : awam) dalam perjalanan CUM. Semua kebutuhan dan perhatian itu seharusnya mengarah pada perlunya sesegera mungkin dibentuk Badan Koordinasi CUM di HKBP sebagai badan Inter Landing dan beroperasi luas di tengah gereja.
Misalnya juga peranan konkret CUM akan tampak jika CUM bersungguhsungguh menjadi lembaga donor bagi kegiatan dan pelayanan gereja; contohnya CUM kemudian dapat menjadi donor bagi kegiatan dan pelayanan Departemen Diakonia HKBP di tingkat Jemaat, Ressort, Distrik dan Hatopan. Ini juga membedakan ciri CUM dari CU biasa; yang pada dasarnya berkutat pada istilah “dari anggota, oleh anggota dan (tentu saja) untuk anggota”. CUM harus bisa menjadi berkecukupan dan sejahtera demikian juga dengan gereja dan pelayannya, sehingga bukan hanya anggotanya. Bahkan di tingkat yg lebih luas, bisa memberdayakan masyarakt luas hingga advokasi tingkat nasional.
Jika dapat digambarkan Stake Holder dalam CUM pada waktu yad adalah :
- Anggota aktif dan Anggota Passif (Donateur; Penyumbang; Penyimpan Diakonia)
- Pelayanan Diakonia, yaitu gereja di tingkat jemaat, ressort, distrik dan hatopan. Dengan menyisihkan beberapa persen dari Sisa Hasil Usaha (SHU) tiap CUM dan dikoordinasi di BAKUM.
- Pengurus, Direktur, Manager, dll
- Hatopan (Advokasi). Sehingga gereja bisa tetap menyuarakan pemeberdayaan masyarakat dan sesuai dengan UUD 1945 Fasal 33.

Satu hal yang sangat penting dalam mewujudkan hal ini adalah menumbuhkembangkan TRUST dalam tubuh CUM tsb. Apakah itu Pengurus-nya, Pengelola, Pembina hingga tingkatan rekrutment anggota dlsb.
Ini dipandang perlu, sebab berdasar keluhan akan BADAN HUKUM (BH) mana yang mendasari pelayanan dan pekerjaan ini?? BH mungkin diperlukan dan pada saatnya harus resmi sebagai dasar, namun perlu juga ditinjau apakah manfaat dari BH di CUM HKBP?
1. Negara melalui Dep Koperasi dan UKM akan secara langsung atau tidak langsung mengadakan kontrol dan pengawasan atas kegiatan dan operasional CUM itu sendiri. Dan itu berarti CUM harus rutin mengadakan laporan dan itu bukan tidak memerlukan biaya.
2. Pajak. SHU dari CUM diberikan sebagai pajak kepada Pemerintah atas operasionalnya.
3. Legalisasi rentenirisme. Demi mencapai hasil maksimal dan tuntutan akan laba yang semakin besar bukan tidak mungkin membuat CUM terlena dengan aturan dan perundangan negara hingga semakin menjauh dari prinsipnya sebagai salah satu pelayanan Tuhan.
Di negeri ini sah kan 7 persen sebagai jasa/bunga atau apa sajalah!!!

BAKUM HKBP
Badan Koordinasi Credit Union Modifikasi HKBP

* Fungsi BAKUM :
1. BAKUM bukan underbow Departemen Diakonia tetapi Koordinasi dari Distrik, Wilayah, Lembaga yang telah memiliki CUM.
Dengan posisi ini juga diharapkan pada masa yad BAKUM dapat menjadi lembaga donor bagi Departemen Diakonia HKBP.

Tanggapan :

* Kooordinasi Fungsi :
- Pelatihan/ Pendidikan Berkelanjutan. BAKUM harus memikirkan masa depan pelatihan/ pembinaan dan pendidikan berkelanjutan untuk calon Manager, anggota, Eksekutif dengan kualifikasi tertentu dlsb. pasca Sukamakmur. Semua CUM yang ada dalam Koordinasi BAKUM menjadi penyandang dana pelaksanaan Pelatihan; kemudian mendirikan Pusat-pusat pelatihan untuk pengurus, anggota CUM di berbagai lokasi.
Pusat Pendidikan dan Pelatihan (PUSDIKLAT BAKUM) ini diharapkan dapat menjadi dapur untuk terus menerus memperbarui sistem, koordinasi dll dalam perjalanan CUM.
-Sistem rekrutmen anggota yang seragam dan menyeluruh di CUM HKBP termasuk misalnya sistem pembukuan, keanggotaan dlsb.
Saatnya nanti pengelola CUM misalnya membuat syarat-syarat keanggotaan yang digali dari Alkitab; Kisah Jetro dan pilihan Allah, atau “Pelayanan Meja” sebagai mana dalam Kisah Para Rasul 6.
- Advokasi Pripinsi, Regional dan Nasional.
- Solidaritas anggota CUM, misalnya dengan menyuarakan 15 Januari sebagai hari CUM di HKBP (merujuk 15 Januari 2005- lah CUM pertama di HKBP dibentuk, di Kedaton Lampung).
- Pembicaraan BAKUM dengan Lembaga Keuangan HKBP, Badan Usaha HKBP dan Para Donateur tentang permodalan di BAKUM HKBP dan CUM-CUM).
- Dukungan BAKUM HKBP kepada Departemen HKBP.

Tanggapan :

* APA itu BAKUM??
Visi : Hingga 2011 (Jubileum 150 Tahun HKBP) 10.000 anggota masyarakat sejahtera dan berkecukupan untuk Tuhan, sesama dan Negara.
Misi : – Rekrutment keanggotaan yang terpercaya (haposan; haposan di na metmet, haposan ma din a godang) dari berbagai latar belakang, istimewa orang-orang miskin, termarjinal dan tersisih.
- Memberdayakan lembaga keuangan masyarakat yaitu CUM sebagai lembaga ekonomi kerakyatan yang terpercaya, pemerhati kasih di masyarakat dan negara.
- Mendirikan unit-unit pelayanan kredit di berbagai daerah pelayanan.
Moto : SEJAHTERA MASYARAKAT, SEJAHTERA GEREJA.
(based on Jeremiah 29,7)
Logo : **********Under Reconstruction********
Redefinisi : Credit Union M(odifikasi; asyarakat; adani).
Input text.

Credo (Pengakuan Bersama) :

Tanggapan :

* Kegiatan/ Operasionalnya :
Analisa Ekonomi Makro
Keseragaman Anggaran Dasar; Anggaran Rumah Tangga (dengan line guidance)

* STRUKTUR :
STRUKTUR BAKUM dan DEPARTEMEN DIAKONIA HKBP


Tanggapan :
1. Tanggung jawab moral seluruh CUM di bawah BAKUM; apakah itu CUM di Distrik, Wilayah, Lembaga Ekonomi dan Jaringan (CU-CU, LKM, dlsb.)

2. Nilai struktural di HKBP.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s